Rahasia dibalik ribuan Tips

Tips Mengantisipasi Keterlambatan Agar Tidak Ketinggalan Kereta

Tips Mengantisipasi Keterlambatan Agar Tidak Ketinggalan Kereta - tips ciamik
nyesek banget saat kita udah booking tiket kereta jauh-jauh hari dengan harga tiket kereta bisnis yang juga cukup relatif mahal, bagi saya 250 ++ adalah harga yang cukup menguras kiriman karena saya adalah seorang mahasiswa yang hijrah dari kampung jawa timur guna menimba ilmu di ibukota.

jadi pengalaman sakit hati saya pas ketinggalan kereta begini berawal dari liburan semester pertama saya yang membahagiakan. setelah hampir setengah tahun berada di kota metropolitan rencananya saya mau mengisi liburan saya dengan mudik ke kampung halaman di daerah jawa bagian timur, saya yang belum terlalu mengerti seluk beluk kota jakarta bagaimana model transportasinya selain busway, jalanan-jalananya, kondisi kepadatan arus menjelang liburan dan semuanya. karena yang saya lakukan selama kurang lebih hampir setengah tahun disini hanyalah, makan, tidur, ngampus, ngerjain tugas kerumah saudara, pulang tidur lagi dan gitu-gitu aja terus berulang.

sepengetahuan saya yang sangat awam tentang jakarta kata macet itu emang udah beneran jadi rutinitas di jalanan ibukota tetapi saya tidak tahu kalau bahkan jalan tol yang merupakan jalan khusus bagi pengendara pun (berbayar) juga bakal jadi hambatan saya menuju stasiun.



kereta saya jam 04.00 pm, saya phrepare koper udah dari dua malam yang lalu karena saking senengnya bakalan pulkam. tepat jam 01.00 pm saya ngingetin kakak saya untuk bersiap karena dia yang bakal nganter saya ke stasiun. dan jam 01.45 pun kita start berangkat.

jadwal check-in penukaran tiket adalah paling lambat -30 menit sebelum jadwal kedatangan kereta (jam 04.00), jadi masih ada sekitar waktu 2 jam sampai di lokasi. dari ciputat menuju gambir sebenarnya tidak lah jauh hanya beberapa kali lewat ruas jalan layang dan beberapa kali masuk pintu gerbang tol.

ketika berangkat ntah kenapa perasaan girang saya tiba-tiba murung karena AC mobil yang kami gunakan tiba-tiba mendadak rusak, sebenarnya sudah dari beberapa hari yang lalu rusaknya kendalanya AC sering mati hidup- mati hidup gitu gak stabil, dan hari ini total mati gak sempat di service.

keadaan di jalanan ibukota siang hari bolong yang sangat terik di tambah AC mobil yang tidak menyala, seakan membuat kami merasakan siksaan panas alam kubur yang luar biasa pada kulit dan muka kami.

laju mobil yang sangat lambat membuat saya pun juga merasa percuma ketika ingin membuka jendela mobil guna mengharapkan mendapat aliran udara masuk berlimpah setidaknya hanya untuk menyelamatkan hidup kami. tapi yang ada karena laju mobil yang sangat lambat membuat udara yang masuk pun malah udara panas.

saya berharap ketika memasuki jalan tol nanti mobil bisa melaju dengan sekencang mungkin dan penderitaan ini segera berakhir. dan betapa terkejutnya saya ketika baru saja memasuki pintu gerbang tol kita harus lama mengantri karena padatnya volume kendaraan dan tidak ada nya pengawasan membuat kita saling berebut lajur dengan pengguna lain guna mendapatkan pelayanan lebih awal.

setelah melakukan pembayaran transaksi tunai saya melihat kearah depan dengan senyum saya berfikir asyiikkkk longgaaaaarrr... karena beberapa km kedepan terlihat sedikitnya kuantitas kendaraan. namun tidak sampai 5 menit kami merasakan kesegaran udara yang mengalir kedalam mobil, kami di hadapkan dengan kemacetan yang luar biasa, bukan cuma tidak dapat  bergerak merangkak pun membutuhkan waktu 2 menit per meter.

terjebak di jalan tol hampir satu jam dan waktu saya telah terpotong 1 setengah jam. terlambat check in mudah-mudahan tidak apa-apa asal maksimal jam 4 kurang lima menit harus sampai di lokasi (fikir saya).

setelah sekian lama saya berdoa agar kemacetan ini segera berakhir, ternyata kami di kejutkan oleh musibah yang lain. keluar asap putih pekat dari bagasi depan mobil, kakak saya panik dan langsung meminggirkan mobil. beruntung ada petugas tol yang lewat dan nyamperin kami. setelah di lihat ternyata penyebabnya kerusakan AC pada mobil kami. dan juga di karenakan rusaknya selang radiator sehingga air pendingin tidak dapat mengalir yang membuat mesin sangat panas sampai beberapa komponen cair banyak yang menguap dan menyebabkan embun asap pekat.

di bantu bapak petugas tol kami mengganti air radiator dengan manual yang di berikan secara cuma-cuma oleh petugas itu sambil berkata "sebelum kamu tadi udah ada beberapa mobil yang ngalamin nasib begini mas sama juga kendalanya, mungkin gak kuat dengan panasnya cuaca ibukota sekarang ini " gila bener menurut, mobil aja bisa ngerasain penderitaan kayak gini.
yaudah dan ketika telah selesai kami bertiga buru-buru berterimakasih kepada petugas tol dengan memberikan senyum yang sangat lebar.

namun belum ada 5 km kita berjalan, mobil mengeluarkan asap lagi. kakak saya pun tidak berani menekan mobil untuk melaju lebih jauh dan akhirnya meminggirkan mobil nya lagi.

terpaksa kali ini mobil harus bener-bener masuk bengkel. kita mencoba nelfon petugas darurat dan meminta derek. nasib saya pun terkatung-katung bersama kakak saya yang satunya di pinggir jalan tol Jagorawi, panas cuaca di tambah tuntutan tekanan mepetnya waktu keberangkatan saya di satsiun membuat saya semakin panas, gelisah dan sara.

namun suatu pertolongan datang saya sangat beruntung ada seorang pengendara yang baik hati ibu Lena namanya saya masih ingat memberhentikan mobilnya dan menyapa kami. tanpa banyak bertanya dan percakapan ibu Lena terlihat Iba dan mau membantu kami (saya) khususnya mengejar keterlambatan kereta sungguh baik hati sekali ibu lena :)

waktu telah menunjukan pukul 03.45 waktu itu yang artinya kami hanya mempunyai waktu tidak lebih dari 10 menit.
sopir ibu lena yang cekatan berinisiatif menggunakan jalur alternatif seusai keluar dari jalan tol guna dapat mencapai stasiun secepat mungkin.

namun saat itu jam sudah menunjukan arahnya di angka 04.00 dan saya pun belum berada di lokasi, saya tiba di lokasi jam 04.10 menit, buru-buru saya keluar mobil tanpa berterimakasih lagi ke bu Lena karena saya beranggapan biar kakak saya yang mewakili dan segera menuju tempat pencetakan tiket.

setelah saya memasukan nomor reservasi saya dan kemudian saya enter munculah tulisan setidaknya begini :

"Kereta Anda sudah berangkat beberapa menit yang lalu, tetap lanjutkan cetak / batalkan"

kecewa, sedih, pilu, galau, marah, dan perasaan-perasaan negatif lain datang membanjiri saya tapi tetap saya kuatkan untuk mencetak tiket, paling tidak usaha saya sudah cukup maksimal dan ada suatu penghargaan yang tertulis (tiket expired).

250++ hilang berjalan meninggalkan saya....

dan akhirnya saya menelfon kakak saya yang di bengkel untuk menjemput saya pulang kembali ke ciputat.

itulah cerita saya saat mengalami keterlambatan atau ketinggalan kereta, itu terjadi beberapa tahun lalu namun sekarang saya sudah faham bagaimana saya harus bertindak agar tidak terulang kembali.
jika anda berminat dengan tips saya silahkan baca cara-cara saya ini sebagai berikut.

jika kamu berada di ibukota / kota besar lainya dan akan melakukan perjalanan menggunakan jasa kereta, saya sarankan untuk menuju stasiun anda jangan menggunakan kendaraan pribadi apalagi taxi, kondisi jalan di jakarta tidak pernah bisa di prediksi bukan hanya sabtu minggu atau di musim liburan saja yang macet, tapi setiap saat jakarta lebih dominan ke macetnya daripada lancarnya.
jika anda terjebak macet terlebih lagi sedang menggunakan taxi, sudah berapa cost aja yang anda keluarkan hanya untuk duduk di dalam taxi sembari menontoni mobil di kanan kiri depan yang berjajar tak bergerak.

jangan gunakan taxi, tetapi gunakan kendaraan umum seperti busway atau KRL lebih saya sarankan untuk ke stasiun tujuan anda. kalau anda menggunakan busway sekarang pun sebenarnya masih bisa saja ada ancaman macet di tengah jalan. karena di jalur busway masih pada berani orang-orang pengendara bermotor biasanya menerobos masuk ke jalur busway dan berjalan di depan busway yang membuat busway mengalah dan melambat.

tapi kalau kereta, tidak ada yang berani mengadu ban karet mereka dengan roda tanpa ban alias veleg utuhan milik kereta.

jadi tips nya cuma ada tiga, yang pertama gunakan kendaraan umum untuk menuju stasiun lebih saya sarankan menggunakan KRL, dan yang kedua beri space waktu yang cukup. jadi perkirakan sendiri berapa waktu yang akan anda butuhkan untuk mencapai stasiun tujuan, kalau bisa lebih baik anda yang menunggu kereta daripada anda yang di tinggal kereta karena terlalu lama menunggu anda yang tak kunjung datang :D

dan yang terakhir jika anda dalam posisi seperti saya diatas, hal bodoh yang tidak saya fikirkan adalah membatalkan tiket keberangkatan. hal itu baru saya ketahui setelah membaca langsung peraturan pengguna jasa kereta di web nya. yang menyatakan keberangkatan dapat di batalkan minimal 1 jam dari keberangkatan dan uang akan di kembalikan seingat saya 70%. tidak apa-apa lah daripada 100% hilang...
terimakasih telah membaca...

owh iya ini saya sempat memfoto keadaan saya ketika duduk ngegembel di pinggiran tol jagorawi.




Tag : Tips Jitu
0 Komentar untuk "Tips Mengantisipasi Keterlambatan Agar Tidak Ketinggalan Kereta"

Back To Top