Rahasia dibalik ribuan Tips

Inilah Alasan Kenapa Anak Main Sampai Sore

Tentunya kalian udah nggak asing dong sama perosotan, ayunan, dan jungkat-jungkit. apalagi anak era 90an yang waktu kecil permainannya masih sangat tradisional.. sebut saja petak umpet, ular naga, bahkan gobak sodor! Apa ada pembaca disini yang sudah dewasa tapi masih senang bermain? Jika iya, berarti kalian termasuk orang yang MKKB.. Singkatannya adalah, Masa Kecil Kurang Bahagia.. hahaha..
Dalam pengertiannya, bermain merupakan kegiatan yang dilakukan oleh setiap anak, bahkan dikatakan anak mengisi sebagian besar dari kehidupannya dengan bermain. Dalam kamus besar bahasa Indonesia (2003:697) disebutkan bahwa  yang dimaksud dengan bermain adalah berbuat sesuatu untuk menyenangkan hati (dengan alat tertentu atau tidak). Secara sederhana, anak yang melakukan suatu kegiatan yang menyenangkan di sebut bermain. Karna menyenangkan adalah sebagai tujuan utama dari permainan itu sendiri.
Meskipun bermain itu sangat menyenangkan, namun tetap harus ada aturannya. Aturannya simpel kok. Yakni masalah waktu ya.. Bermain itu ada waktunya loh guys. Jangan sampai udah magrib baru pada pulang. Tapi, kenapa ya kira-kira anak-anak itu seneng banget main sampai sore? Kira-kira begini nih jawabannya;

1. Menemukan Dunia Ajaib


Dunia ajaib ini hanya anak-anak saja yang bisa merasakan keberadaannya. Jika orang dewasa melihat lapangan hanya sebagai tempat terbuka yang penuh rumput, maka anak-anak kecil yang bermain didalamnya serasa menemukan 'dunia yang ajaib'. Jangankan lapangan, bahkan dikota besar  yang minim tempat bermain, tempat pembuangan akhir sampah aja bisa jadi 'dunia ajaib' loh. Mereka akan betah dalam 'dunia ajaib' tersebut. Karna mereka bebas melakukan permainan yang mereka sukai. Tanpa terkekang larangan tidak boleh ini tidak boleh itu oleh orang tua. Mau kotor-kotoran? Bisa! Mau kejar-kejaran? Bisa!
Lekas saja mereka memanfaatkan 'dunia ajaib' tersebut sampai puas. Lha wong, dunia nya milik mereka sendiri. Konsepnya sama seperti orang dewasa yang senang bekerja. Jika pekerjaan itu bagaikan 'dunia'nya.. Maka orang tersebut bisa menghabiskan waktunya berjam-jam untuk menyelesaikan pekerjaannya tersebut.

2. Teman se-Tipe
Teman juga bisa pengaruhi kenapa anak-anak bisa main sampai lupa waktu. Apalagi kalau teman setipe. teman jenis ini enak banget diajak main permainan yang sama-sama disukai. Anak cowok dominan suka main bola. Kalo anak cewek suka main boneka, bisa juga main masak-masakan. Tapi itu dulu guys, sekarang sih anak entah cewek entah cowok udah biasa sama-sama suka sama playstation! Biasanya sih kalo udah keranjingan ya gitu.. Betah lama-lama. Bayangin aja kalo anak main PS sendirian, pasti nggak asyik.. Jadi, teman setipe masuk kategori lah ya.. Hehehe

3. Bosen Dirumah


Ngapain dirumah?? Bosen! Nah loh, siapa sih sekarang yang masih suka main dirumah.. Kecuali kalo rumahnya dijadiin base camp kali ya. Namanya juga anak-anak guys, pasti dong kalo suasana rumah bikin bosen larinya pada main kerumah temen atau tetangga. Apalagi tiap main selalu dapat gratisan makan siang ataupun cemilan, bisa makin betah deh! Pulangnya pun jelas udah sore.. Kalo masih siang nyampe rumah bikin bingung mau ngapain.. Mending dirumah tetangga bisa kumpul bareng temen-temen yang asik.. Begitu kira-kira pikiran para anak-anak. Jadi, kalo anak-anak suka main sampe sore jangan buru-buru dimarahin ya guys, belum tentu 100% salah dia kok.

4. Kebiasaan


Anak adalah pengingat yang baik. Mereka akan melakukan hal sama berulang kali jika orang tua tidak mengarahkannya untuk berhenti atau membatasi hal tersebut! Sama seperti bermain, jika hari ini mereka pulang terlambat dan orang tua terlalu sibuk untuk menyadari tingkah laku anak, maka tidak menutup kemungkinan anak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut besok dan besoknya lagi. Mereka menganggap pergi untuk bermain kemudian pulang terlambat adalah sesuatu yang wajar dan 'diijinkan' oleh orang tua. Hemmm.. sangat perlu pengawasan bukan??

Sekian kira-kira beberapa alasan anak suka main sampai sore yang bisa saya sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan membuka mata kita lebar-lebar bahwa anak punya hak untuk bermain, dan orang tua berkewajiban mengarahkan serta mengawasi. Biarkan mereka bahagia, biarkan mereka melakukan apa yang mereka sukai karna saat sudah dewasa, belum tentu mereka bisa merasakan perasaan bahagia hanya karna hal 'kecil' berupa, permainan.. Kritik dan saran silahakan tulis dikolom komentar ya. Boleh dishare sekiranya bermanfaat. Terimakasih.
0 Komentar untuk "Inilah Alasan Kenapa Anak Main Sampai Sore"

Back To Top