Rahasia dibalik ribuan Tips

Mantel Dan Sisi Gokilnya

Hello sobat Tips Ciamik dimanapun kalian berada.. Gimana kabarnya nih udah lama banget ya, kita nggak bertegur sapa. Well, buat nebus vakum nya aku selama beberapa.. Ummm.. Bulan ini.. (ketawa setan) aku bakal ngasih informasi terbaru yang tentunya hasil dari bertapa didalam lemari baju (becanda guys). Langsung aja, sesuai dengan judul diatas, aku mau bahas mengenai sisi gokil dari mantel itu sendiri. Mengingat hujan yang nggak pernah liat-liat sikon waktu turun, misalnya aja pagi cerah banget, siang hujan, sore cerah lagi begitu seterusnya. Akan sangat menjengkelkan kan, kalo kita baru pake pelindung anti hujan aka mantel tapi hujan udah keburu berhenti.. Atau kalo nggak gitu hujannya suka berhenti ditengah-tengah perjalanan.. Ini nih kaya makan buah si-malak dan si-ngasih. Mau nyopot sekarang kok nanggung, nggak dicopot kok malu?? Delima ya jadinya? Hahaha.. Readers pernah ngalamin juga?? Wah, sama dong. Tapi jangan keburu bete dulu ya, ada beberapa hal yang bisa dipetik loh dari kejadian tersebut.  Hayoo.. ada yang bisa nebak nggak. Mari kita bahas mulai dari yang satu ini.

1 Pengumuman Gratis.


Nggak ada salahnya loh kamu berbuat kebaikan dengan tetep pake mantel sekalipun hujan udah berhenti. Karna menurutku, Itu adalah tindakan yang cukup efektif buat ngasih tahu ke orang-orang kalo kamu baru aja nglewatin 'daerah hujan', atau sebut aja daerah yang terkena hujan. Mungkin dengan demikian orang-orang bakal mikir-mikir lagi apa mereka bisa bepergian dihari tersebut atau nggak. Gimana, bangga nggak tuh jadi orang baik?? hehehe

2 Pencegahan Dini (Dani kalau buat yang cowok)


Yang kedua ini dimaksudkan untuk mencegah celana kamu kotor terciprat lumpur kubangan dari ulah pengendara lain atau ulah kamu sendiri tentunya. Seperti yang kita semua tahu, hujan itu kalau pergi bukan hanya meninggalkan petrichor (bener nggak sih ngetiknya?) dan tetes segar dipucuk-pucuk daun (ceilah..), jangan lupakan fakta bahwa ada kubangan disekitar jalanan yang mungkin saja kamu lalui. Nggak ada salahnya kan tetep pake mantel buat ngehindari noda disekitar baju kamu. aku tekanin ya, cara ini lebih efektif daripada kamu angkat-angkat kaki keatas bagian depan motor buat ngehindar dari kubangan (ini sering loh aku perhatiin dari pengendara yang lewat sehabis hujan, mungkin kamu juga termasuk)

3 Berfungsi Seperti Jaket


Ini dikarenakan bahan mantel terbuat dari kain (?) parasit sehingga hangat digunakan disaat saat dingin sehabis hujan. Yeah, meskipun tidak melulu sehabis hujan itu pasti dingin, tapi setidaknya itu tetap akan berguna disaat kalian lupa membawa jaket. Kuncinya adalah, abaikan tatapan mas-mas ganteng yang mungkin naksir kamu, abaikan teriakan kodok yang mungkin kakinya nggak sengaja keinjek, dan yang terpenting, abaikan perasaan malu kamu, wahai para readers tercintah.. yang penting kan tetap hangat sampai tujuan (ketawa setan, lagi)

4 Menghemat Waktu


Masalah waktu, apalagi kalau bukan udah telat, ketimpa hujan, hahaha.. Peribahasa macam apa itu (plakk). Udah untung disempet-sempetin make tuh mantel dipinggir jalan, eh belom nyampe tujuan hujan udah berhenti. Emang minta di gampar itu hujan (emang bisa??). Nah, daripada buang-buang waktu buat ngelepas mantel, mending kamu fokus aja sama jalanan. Urusan mantel mah, belakangan. Ada yang ngetawain, biarin. Mereka kan nggak lagi diposisi kamu. Bener nggak? Jadi, sebaiknya mantel dilepas entar aja kalo udah nyampek tujuan. Karna, time is money, guys.. 

Setuju nggak setuju silakan komen ya guys. Readers yang baik adalah yang selalu meninggalkan jejak. Tapi jangan bukak lapak disini. Noh, dipojokan masih ada tempat kosong. Akhir kata, sampai ketemu di artikel nggak bermutu aku selanjutnya.. Bye-bye.

Keterangan:
1. Petrichor atau Petrikor adalah bau yang dihasilkan saat hujan jatuh di tanah kering. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, petra yang berarti batu, dan ichor, cairan yang mengalir di pembuluh para dewa dalam mitologi Yunani. Istilah ini dicetuskan tahun 1964 oleh dua peneliti CSIRO, Isabel Joy Bear (Australia) dan Roderick G. Thomas (Britania), untuk artikel dalam jurnal Nature. Dalam artikelnya, mereka menjelaskan bahwa bau tersebut berasal dari minyak yang dikeluarkan oleh tumbuhan tertentu saat cuaca kering, kemudian minyak tersebut diserap oleh tanah dan batuan yang terbentuk dari tanah liat. Ketika hujan turun, minyak tersebut dilepaskan ke udara bersama senyawa lain bernama geosmin, produk sampingan metabolisme aktinobakteri, yang dikeluarkan oleh tanah basah dan menghasilkan bau yang unik. (sumber: Wikipedia)
Tag : Informasi
0 Komentar untuk "Mantel Dan Sisi Gokilnya"

Back To Top