Rahasia dibalik ribuan Tips

12 Dampak Positif & Negatif Aplikasi Pinjaman Online


fintech : financial technology merupakan inovasi jasa keuangan yang dipadukan dengan sistem technology. salah satu bentuk jasa keuangan berupa fintech yang sedang ramai adalah jasa pinjaman berbasis aplikasi online.

akan tetapi beberapa minggu terakhir ramai diberitakan dampak negatif dari pelayanan aplikasi pinjaman online.
benarkah demikian ? apakah hanya dampak negatif yang kita peroleh dari sistem aplikasi pinjaman online ini ?

sebenarnya tidak juga seperti itu, mari kita ulas dengan sudut pandang yang bijak, dari sisi negatif dan positifnya juga.



Dampak negatif pinjaman online

lebih dari 10 aplikasi pinjaman online yang tersedia gratis di playstore semuanya dapat kita install tanpa syarat dan ketentuan khusus.
berbeda dengan pengajuan kredit di bank atau pinjaman di koperasi yang memerlukan dokumen-dokumen pendukung khusus yang menurut saya cukup ribet belum lagi wajib agunan atau jaminan.

nampaknya hal tersebut tidak berlaku bagi pengguna layanan aplikasi pinjaman online, karena hanya dengan satu dokumen pendukung (KTP) kita bisa mencairkan dana pinjaman.

namun ternyata hal tersebut memberikan beberapa dampak yang kurang baik bagi masyarakat teruntuk penggunanya.

pertama : dengan mudahnya sistem pinjaman secara online tanpa agunan orang yang sudah terbiasa berhutang akan berbondong-bondong mencoba beralih kebiasaan dari pinjaman konvensional ke online, negatif nya nasabah dari perusahaan jasa keuangan konvensional yang sudah ada sebelumnya akan berkurang.

kedua : karena mudahnya hal tersebut membuat orang yang sebelumnya tidak pernah berhutang jadi ikut-ikutan berhutang, entah karena sekedar iseng atau memang kebutuhan yang sebenarnya bisa diselesaikan tanpa perlu berhutang jadi berhutang.

ketiga : menciptakan budaya berhutang dimasyarakat, dengan mudahnya syarat berhutang ini akan menjadikan kebiasaan bagi masyarakat sehingga yang semula hutang dianggap tabu menjadi hal yang wajar.

keempat : bunga hutang yang tinggi, kenapa jasa keuangan berbasis pinjaman online menerapkan suku bunga yang tinggi kepada customernya ini menurut saya pribadi sebagai cara meminimalisir kerugian perusahaan pinjaman online tersebut. hal ini dikarenakan terlalu berisikonya akad pinjaman tanpa agunan (jaminan) yang berpeluang besar menciptakan celah tindak kejahatan di banding pinjaman yang menggunakan agunan.

kelima : pengalaman yang tidak menyenangkan dengan debt collector, siapa sih yang mau jadi buronan hutang di tagih di kejar-kejar setiap saat.
tentu tidak ada yang menginginkan terlebih beberapa kasus yang sudah terjadi yang mencuat di publik bagaimana cara debt colector selaku pihak penagih perusahaan pinjaman online memperlakukan customernya.
meskipun belum terbukti sampai tindak kekerasan namun adanya penagihan berupa ancaman sudah jelas melanggar Undang-undang dan yang pasti membuat customernya tidak nyaman.

keenam : sistem gali lobang tutup lobang seperti pengalaman salah seorang customer aplikasi pinjaman online mereka mengaku melakukan itu untuk menutup hutang dari satu aplikasi dengan cara berhutang ke aplikasi pinjaman yang lain.
bahkan dia terbuka tentang berapa aplikasi yang sudah dia daftari, tak tanggung-tanggung jumlahnya ada 10 aplikasi.

maka dari itu bagi kalian yang merasa tidak mampu dengan syarat dan ketentuan perusahaan jasa pinjaman online jangan sekali-kali mencoba, karena memang bunga yang di terapkan itu tinggi dan bisa dibilang mencekik apalagi kalau sampai terlewat batas waktu pengembalian.


beralih dari pembahasan mengenai dampak negatif pinjaman online, mari kita bahas :

Dampak positif dari pinjaman online.


yang pertama : hemat waktu dan tenaga karena berbeda dengan model pinjaman konvensional yang menuntut kita melengkapi berkas sehingga harus mondar-mandir ke berbagai instansi, belum lagi proses nya yang bisa dibilang tidak instan. harus menunggu giliran, menunggu survey dan lain-lain.

kedua : tidak memerlukan jaminan berupa barang atau dokumen berharga, jadi bagi siapa saja yang sudah cukup umur, sehat jasmani dan mempunya identitas KTP bisa melakukan pengajuan pinjaman online, tidak harus memiliki jaminan surat tanah, Bpkb atau barang berharga lainya.

ketiga : solusi untuk anda yang butuh dana instan, karena prosesnya yang cepat memungkinkan anda melakukan akad disaat kondisi darurat.

keempat : melatih anda untuk mempunyai rasa tanggung jawab tinggi ketika sudah menyetujui syarat dan ketentuan pihak perusahaan online, hanya dikhususkan bagi anda yang mempunyai pekerjaan tetap yang mungkin gaji masih tertunda karena beberapa alasan, tidak direkomendasikan bagi pengangguran.

kelima : sedikit mengenal dan mengetahui dunia financial technologi khusunya bidang aplikasi pinjaman online yang memungkinkan anda mempelajari sistem dan cara kerjanya dan boleh jadi suatu hari dapat diterapkan pada perusahaan dengan basis yang sama yang sedang anda bangun dengan layanan yang lebih baik dan sistem bunga yang lebih rendah tentunya.

keenam : memberikan rasa kepuasan ketika menerima pinjaman dengan mudah tapi juga mampu membayar dengan tepat waktu sesuai kebijakan perusahaan pinjaman online.
intinya ketika anda tidak mau berisiko maka jalankan aturan yang telah disepakati, bayar hutang sesuai waktu yang ditentukan.

itulah ulasan mengenai 12 dampak positif & negatif aplikasi pinjaman online - Tips Ciamik


Tag : Informasi
0 Komentar untuk "12 Dampak Positif & Negatif Aplikasi Pinjaman Online"

Back To Top